Rabu, 23 Januari 2013

DPRD SAHKAN NOTA KEUANGAN DAN RAPERDA APBD TANJAB BARAT 2013

Tungkal Tv, Nota Keuangan dan RAPERDA tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk tahun anggaran 2013 hari ini, Senin (21/01) secara resmi diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Dengan disepakatinya rumusan rancangan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2013 tersebut menunjukkan adanya persamaan pandangan dan komitmen terhadap pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengedepankan kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, penerangan listrik dan kebutuhan dasar lainnya. 

Demikian disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Usman Ermulan MM dalam sambutannya di hadapan para peserta rapat dan para undangan yang hadir lainnya. Bupati menyampaikan rumusan program yang tertuang dalam APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2013 ini telah diupayakan mengakomodir aspirasi masyarakat serta mencarikan solusi terhadap setiap kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pada APBD Tahun Anggaran 2013 ini diutamakan untuk membiayai kegiatan lanjutan yang segera diselesaikan dan sangat dibutuhkan masyarakat terutama infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan kebutuhan lainnya. 

Kebijakan, program dan kegiatan yang termuat dalam APBD Tahun Anggaran 2013 ini, lanjutnya merupakan rangkaian proses yang berkesinambungan untuk mempercepat proses pencapaian visi dan misi Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Selanjutnya Bupati menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kerja keras anggota DPRD Tanjung Jabung Barat dalam membahas RAPBD Tanjab Barat Tahun Anggarn 2013 sehingga pada hari ini secara resmi disepakati dan diputuskan. 

Bupati juga meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk senantiasa bekerja lebih keras lagi dan mengambil langkah untuk percepatan dan penyelesaian kegiatan tahun anggaran 2013, serta menjadikan amanat Peraturan Daerah ini sebagai motivasi dan pedoman dalam pelaksanaan tugas.

BUPATI HADIRI MAULID NABI SEKALIGUS RESMIKAN JEMBATAN TELUK NILAU – KUALA TUNGKAL

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Usman Ermulan dan segenap jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sabilul Huda Teluk Nilau, Rabu (23/01).


 Pada kesempatan ini Bupati sekaligus meresmikan 5 jembatan yang menghubungi Kecamatan Pengabuan menuju Kuala Tungkal, tepatnya dari Desa Suak Samin sampai Kelurahan Teluk Nilau atau dari Parit 6 sampai Parit 2 Kecamatan Pengabuan. Jembatan sepanjang 25 meter ini dibangun dari dana APBDP 2012 menelan dana sekitar Rp. 2,1 milyar.

 Dalam sambutannya Bupati menyampaikan dengan diresmikannya kelima jembatan itu, perhubungan antara Kuala Tungkal – Teluk Nilau sudah sangat lancar dan sudah dapat ditempuh hanya setengah jam saja. Ini memperlihatkan bahwa pemerintah Kabupaten sangat serius dalam membuka isolasi di daerah ini, ujarnya. Dan dengan diresmikannya kelima jembatan ini, Bupati mengharapkan gairah untuk membangun di kecamatan Pengabuan juga semakin tinggi sehingga memberikan keuntungan secara ekonomis dan budaya bagi masyarakat Pengabuan dan sekitarnya dan pada kesempatan ini Bupati Tanjung Jabung Barat menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid Sabilul Huda Teluk Nilau.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Drs Mukhtar atas nama masyarakat Kecamatan Pengabuan menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati beserta jajaran Pemda Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas pembangunan 5 jembatan ini. Tentunya jembatan ini membawa dampak yang sangat positif terhadap perekonomian masyarakat dan percepatan bidang infrastruktur dan pembangunan bidang lainnya, jelasnya.

KISAH SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARENA KELAPARAN , DAN HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS


Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan ...

Namun manajer PT X** ( Y ** grup ) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, 'maafkan saya', katanya sambil memandang nenek itu,.

Saya tidak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tidak mampu membayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU'.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi , membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang sejumlah 1jt rupiah ke dalam topi tersebut dan berkata kepada hadirin...

"Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorg kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya....

" Sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa ."
Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5jt rupiah...

Termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT X *** yang tersipu malu karena telah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers.

Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain agar bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yang berhati mulia.

Semoga dapat menjadikan teladan bagi kita semua.

sumber:

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151442091205180&set=a.10151003181825180.480702.327342750179&type=1

Senin, 21 Januari 2013

KEJARI KUALA TUNGKAL PIMPIN UPACARA K3 TAHUN 2013


Tungkal Tv -  Upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dan pencanangan Bulan K3 Nasional tahun 2013 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (17/01). 

Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal Victor Antonius S Sidabutar SH MH memimpin upacara peringatan tersebut. Upacara kali ini, diikuti segenap Unsur Muspida, seluruh PNS, TKS dan TKK di lingkungan Pemkab Tanjab Barat serta semua perusahaan yang ada di wilayah Tanjung Jabung Barat. 

Perayaan K3 kali ini mengambil tema pokok “Budayakan K3 Disetiap Kegiatan Usaha Menuju Masyarakat Industri Yang Selamat, Sehat dan Produktif”, tema ini dianggap sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3.

Kajari saat membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin Iskandar mengatakan pelaksanaan K3 tahun ini merupakan tahun keempat bangsa Indonesia berjuang, berperan dan bekerja secara kolektif dalam mendukung cita-cita besar kita, yaitu Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015. 

Pada 16 Oktober 2012 telah diluncurkan program “Saya Pilih Selamat” sebagai ajakan meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan dan pentingnya berperilaku aman. Untuk itu kepada seluruh stake holder dan seluruh masyarakat bergerak dan bertindak menjadikan program “Saya Pilih Selamat” menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan budaya K3. 

Upacara dilanjutkan dengan pemberian piala dan piagam penghargaan penilaian LKS Bipartit Terbaik Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebagai peringkat terbaik I PT WKS, dilanjutkan PT AGROWIYANA dan PT LPPPI sebagai peringkat terbaik II dan III. Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh inspektur upacara didampingi Forum Komunikasi Pemerintah Daerah, Kepala PN dan PA Kuala Tungkal, Sekda Tanjab Barat dan Kepala Dinas Sosnakertrans Tanjab Barat.

KILAS BALIK 2 ( DUA ) TAHUN PEMERINTARAHAN USMAN - KATAMSO DI KEC. RENAH MENDALUH


Tungkal Tv – Bertempat di Aula Kantor Camat, Kelurahan Lubuk Kambing Kecamatan Renah Mendaluh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat hadiri sekaligus pimpin acara Kilas Balik 2 Tahun Kepemimpinan Usman-Katamso yang sekaligus silaturahmi dengan masyarakat Lubuk Kambing Khusunya dan masyarakat Renah Mendaluh pada umumnya. 

Acara bertujuan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan Pemerintah Daerah dengan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya dengan masyarakat di Kecamatan Renah Mendaluh.

Acara dimulai Pukul 09.00 Waktu Indonesia, Turut Hadir para Kepala SKPD, para Unsur Muspika Kecamatan Renah Mendaluh, Camat Renah Mendaluh, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta Masyarakat di Kecamatan Renah Mendaluh dan Sekitarnya. 

Silaturahmi dan kebersamaan antar unsur Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat merupakan modal dasar kuat dalam melaksanakan proses pembangunan agar dapat berjalan dengan lancar demi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Acara ini selain sebagai refleksi kilas balik juga dimaksudkan sebagai penyalur aspirasi langsung kepada Pemerintah Daerah sebagai mana kita ketahui bersama bahwa Usman-Katamso merupakan Pemimpin yang memiliki Respon yang sangat baik terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. 

Silaturahmi dengan Masyarakat Kecamatan Renah Mendaluh juga dijadikan Forum sosialisasi tentang Program-program yang akan dijalankan agar kedepan kebutuhan masyarakat seperti Jalan, Jembatan, Listrik akan mendapatkan perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah. 

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME mengatakan bahwa pada tahun 2013 Pemerintah Daerah Telah meningkatkan Alokasi dana untuk Kecamatan Renah Mendaluh dan diharapkan nantinya peningkatan alokasi dana ini juga akan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat. 

Selain itu Wabup Juga mengatakan bahwa pemerintah Daerah sangat komit terutama terhadap Listrik dan kedepan diharapkan agar listrik nantinya bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat pada waktu siang dan malam.

Sabtu, 19 Januari 2013

PULUHAN NAPI LAPAS KUALA TUNGKAL KABUR



Sedikitnya 60 narapidana dan tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kualatungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Sabtu sore, 19 Januari 2013 kabur dari dalam LP ini.

Kepala LP Kualatungkal, Budi Prianto, saat dihubungi melalui telepon selularnya dari Jambi, membenarkan bahwa dari 60 napi dan tahanan yang kabur tersebut, enam orang di antaranya telah berhasil ditangkap. Sedangkan 54 napi dan tahanan lainnya masih terus diburu petugas.

Pihak LP setempat telah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI setempat untuk mengejar para napi dan tahanan yang kabur tersebut.

Berdasarkan hasil laporan petugas sipir LP yang bertugas saat tahanan dan napi tersebut kabur, menyatakan, mereka kabur setelah berhasil menjebol pintu blok dan keluar melarikan diri dari pintu samping LP.

Mereka yang kabur tersebut adalah napi dan tahanan kasus narkoba serta pidana umum.

"Sampai saat ini, kami masih melakukan pengejaran para napi dan tahanan yang kabur tersebut," kata Budi pula.

Selain itu, pihak LP bersama Polres Tanjab Barat dan Kodim setempat, masih melakukan negosiasi dengan para napi atas tuntutan yang mereka ajukan.

Negosiasi tersebut terkait tuntutan yang diajukan para napi mengenai penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 soal remisi Natal yang dianggap mereka tidak adil.

Jumat, 18 Januari 2013

BUPATI TANJAB BARAT LAKUKAN TANAM PERDANA PADI PASANG SURUT



Tungkal Televisi Bertempat di Kelurahan Betara Kiri Kecamatan Kuala Betara, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Usman Ermulan, MM hadiri sekaligus lakukan Tanam Perdana Padi Sawah pasang Surut. Bupati melakukan Tanam Langsung dengan menggunakan Benih Infara 3 dengan tekhnis penanaman Jajar Legowo 4:1. (14/01/2013).

Panen dimulai Pukul 09.00 Waktu Indonesia. Turut hadir para Kepala SKPD, para Kepala Bagian Setda Tanjung Jabung Barat, Camat Kuala Betara, para tokoh masyarakat Kecamatan Kuala Betara, para anggota kelompok Tani Bersaudara serta masyarakat Kelurahan Betara Kiri dan sekitarnya.



Dalam sambutannya Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Usman Ermulan, MM memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada masyarakat di Kelurahan Betara Kiri terutama kelompok Tani Bersaudara. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap mempertahankan lahan-lahan pertanian yang telah ada, dan jika memungkinkan lahan-lahan tersebut terus bertambah karena lahan-lahan pertanian ini akan mempengaruhi pada persediaan stok beras di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan juga nantinya akan berpengaruh pada ketahanan pangan Nasional. Bupati juga menghimbau agar masyarakat menanam jagung diantara Tanam pertama dan tanam kedua. Agar masa jeda antara tanam pertama dan kedua masyarakat mendapatkan pengahasilan tambahan.