Tampilkan postingan dengan label KUALA TUNGKAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUALA TUNGKAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Tiga Daerah Di Tanjab Barat yang Rawan Kebakaran


KEBAKARAN: Tiga wilayah yang menjadi daerah rawan kebakaran. Foto saat petugas Damkar memadamkan kobaran api di Tungkal.





KUALATUNGKAL - Kepala Pelaksana Badang Penanggulangan, Bencana dan Kebakaran (BPBK) Tanjab Barat, Saefudin SH, mengatakan ada tiga daerah yang merupakan rawan terjadi kebakaran, yakni Dalam Kota Kuala Tungkal, Teluk Nilau, dan Kuala Betara. ‘’Hal ini dikarenakan padatnya pemukiman serta banyaknya bangunan yang terbuat masih dari kayu,’’ katanya.

Dikatakannya, Kantor BPBK hanya ada di Kuala Tungkal, dan satu pos di Teluk Nilau. Untuk di daerah Ulu, seperti Kecamatan Tungkal Ulu, Merlung. Yang lain belum ada pos. ‘’Di daerah Ulu, peristiwa kebakaran jarang terjadi, karena pemukiman yang masih belum terlalu padat,’’ katanya. 

Diakuinya, untuk jarak lokasi kebakaran dengan kantor pemadam atau pos, sesuai dengan ketentuan adalah 7 Km. Namun, karena keterbatasan armada dan personel, pihaknya mengandalkan pihak perusahaan jika terjadi kebakaran di daerah yang jauh dari kantor BPBK atau dari pos pemadam kebakaran. " Hambatan kita seperti pemahaman masyarakat yang seharusnya memberikan ruang untuk akses petugas untuk menuju lokasi. Mungkin karena ingin menolong korban kebakaran atau cuma ingin melihat, jadi sering terhambat petugas di lapangan. Dan, lokasi yang tidak bisa dimasuki mobil pemadam, sudah diupayakan membuat tiga Hydran di daerah-daerah yang sulit dijangkau, yang setiap hari di cek agar selalu berfungsi," terangnya.

Kedepan, pihaknya berencana akan membangun pos di Kuala Betara. Agar, jika terjadi kebakaran, dapat ditanggulangi dengan segera. Saoalnya, ‘’Lokasi Kuala Betara terlalu jauh, jika dijangkau dari kantor BPBK di Tungkal, jika terjadi kebakaran. Dari empat unit mobil pemadam, tahun ini Pemkab akan menganggarkan satu unit mobil Damkar untuk mencukupi kekurangan yang ada,’’ tandasnya.

Rabu, 23 Januari 2013

BUPATI HADIRI MAULID NABI SEKALIGUS RESMIKAN JEMBATAN TELUK NILAU – KUALA TUNGKAL

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Usman Ermulan dan segenap jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sabilul Huda Teluk Nilau, Rabu (23/01).


 Pada kesempatan ini Bupati sekaligus meresmikan 5 jembatan yang menghubungi Kecamatan Pengabuan menuju Kuala Tungkal, tepatnya dari Desa Suak Samin sampai Kelurahan Teluk Nilau atau dari Parit 6 sampai Parit 2 Kecamatan Pengabuan. Jembatan sepanjang 25 meter ini dibangun dari dana APBDP 2012 menelan dana sekitar Rp. 2,1 milyar.

 Dalam sambutannya Bupati menyampaikan dengan diresmikannya kelima jembatan itu, perhubungan antara Kuala Tungkal – Teluk Nilau sudah sangat lancar dan sudah dapat ditempuh hanya setengah jam saja. Ini memperlihatkan bahwa pemerintah Kabupaten sangat serius dalam membuka isolasi di daerah ini, ujarnya. Dan dengan diresmikannya kelima jembatan ini, Bupati mengharapkan gairah untuk membangun di kecamatan Pengabuan juga semakin tinggi sehingga memberikan keuntungan secara ekonomis dan budaya bagi masyarakat Pengabuan dan sekitarnya dan pada kesempatan ini Bupati Tanjung Jabung Barat menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid Sabilul Huda Teluk Nilau.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Drs Mukhtar atas nama masyarakat Kecamatan Pengabuan menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati beserta jajaran Pemda Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas pembangunan 5 jembatan ini. Tentunya jembatan ini membawa dampak yang sangat positif terhadap perekonomian masyarakat dan percepatan bidang infrastruktur dan pembangunan bidang lainnya, jelasnya.

Senin, 21 Januari 2013

KEJARI KUALA TUNGKAL PIMPIN UPACARA K3 TAHUN 2013


Tungkal Tv -  Upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dan pencanangan Bulan K3 Nasional tahun 2013 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (17/01). 

Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal Victor Antonius S Sidabutar SH MH memimpin upacara peringatan tersebut. Upacara kali ini, diikuti segenap Unsur Muspida, seluruh PNS, TKS dan TKK di lingkungan Pemkab Tanjab Barat serta semua perusahaan yang ada di wilayah Tanjung Jabung Barat. 

Perayaan K3 kali ini mengambil tema pokok “Budayakan K3 Disetiap Kegiatan Usaha Menuju Masyarakat Industri Yang Selamat, Sehat dan Produktif”, tema ini dianggap sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3.

Kajari saat membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin Iskandar mengatakan pelaksanaan K3 tahun ini merupakan tahun keempat bangsa Indonesia berjuang, berperan dan bekerja secara kolektif dalam mendukung cita-cita besar kita, yaitu Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015. 

Pada 16 Oktober 2012 telah diluncurkan program “Saya Pilih Selamat” sebagai ajakan meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan dan pentingnya berperilaku aman. Untuk itu kepada seluruh stake holder dan seluruh masyarakat bergerak dan bertindak menjadikan program “Saya Pilih Selamat” menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan budaya K3. 

Upacara dilanjutkan dengan pemberian piala dan piagam penghargaan penilaian LKS Bipartit Terbaik Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebagai peringkat terbaik I PT WKS, dilanjutkan PT AGROWIYANA dan PT LPPPI sebagai peringkat terbaik II dan III. Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh inspektur upacara didampingi Forum Komunikasi Pemerintah Daerah, Kepala PN dan PA Kuala Tungkal, Sekda Tanjab Barat dan Kepala Dinas Sosnakertrans Tanjab Barat.